Tampilkan postingan dengan label Manchester United. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manchester United. Tampilkan semua postingan

Kalahkan Milan, United Ukir Rekor



Kemenangan di San Siro juga menjadi catatan baru di buku rekor UEFA.

Manchester United menang 3-2 atas Milan di San Siro dinihari tadi. Hasil tersebut membuat klub Inggris itu memiliki peluang yang lebih besar melangkah ke perempat-final.

Kemenangan atas Milan itu juga menjadi catatan spesial bagi United di jagad sepakbola Eropa, yakni rekor tandang baru.

Manchester United menjadi tim yang tak tersentuh kekalahan terbanyak dalam partai tandang secara beruntun di kompetisi antarklub Eropa. Total, 16 pertandingan dituntaskannya dengan sekali pun tak terkalahkan.

Kekalahan terakhir United adalah saat ditekuk Milan 3-0 pada 2 Mei 2007. Sebelumnya, mereka juga berada sejajar dengan Lazio dan Ajax Amsterdam yang selama 15 kali pertandingan mereka tak tersentuh kekalahan.

United Permalukan Milan



Manchester United berhasil mengukir sejarah dengan mencuri kemenangan 3-2 atas tuan rumah AC Milan pada laga pertama babak 16 besar Liga Champions.

Matangnya pengalaman AC Milan berlaga di kancah Eropa harus dipertanyakan karena justru Manchester United yang lebih menunjukkan kedewesaan permainan.

United berhasil mempermalukan tuan rumah Milan 3-2, meski tertinggal lebih dahulu pada awal pertandingan laga pertama babak 16 besar Liga Champions, Selasa (16/2) malam.

Leonardo memainkan David Beckham sejak awal dan mengandalkan serangan lewat sayap yang ditempati Alexandre Pato dan Ronaldinho.

Sir Alex Ferguson sebaliknya, menumpuk lima gelandang sekaligus di lini tengah dengan trio Michael Carrick, Darren Fletcher, dan Paul Scholes sebagai pengontrol irama permainan.

Penonton tak perlu lama menunggu terjadinya gol. Pada menit ketiga, berawal dari tendangan bebas Beckham, Patrice Evra gagal menyapu bola dengan bersih. Bola jatuh di kaki Ronaldinho yang berdiri bebas. Kontrol sebentar, Dinho menendang. Edwin van der Sar terkecoh karena arah bola berbelok mengenai kaki Carrick.

Pertahanan United sepertinya berbaik hati dengan memberikan terlalu banyak ruang di dalam kotak penalti. Dinho kembali mengancam dan memperoleh kesempatan melepas tembakan hanya dari jarak delapan meter. Untungnya, arah bola bisa diantisipasi Van der Sar.

Menit 19, Ronaldinho terlepas di muka kotak penalti United. Pemain Brasil itu mencoba melewati Rio Ferdinand, tapi terjatuh. Meski ada kontak antara kedua pemain, wasit memutuskan bukan pelanggaran.

Beberapa detik berselang, United membalas lewat sepakan Wayne Rooney yang melenceng dari gawang Dida.

Kecepatan para pemain Milan kerap membuat United bermasalah. Pada menit ke-33, Huntelaar nyaris mengoptimalkan sodoran Massimo Ambrosini dari lini tengah. Namun, tendangan Huntelaar melebar dari sasaran.

Upaya United menghadirkan ancaman ke gawang Milan berbuah hasil sembilan menit sebelum peluit jeda. Fletcher melepas umpan silang dari sayap kanan. Di tengah kotak penalti, Scholes melayangkan tendangan kaki kanan. Meleset, bola malah menghantam kaki kirinya dan bergulir mendatar tanpa dapat dicegah Dida. Gol, 1-1!

Setelah terjadinya gol, Milan mengganti Luca Antonini dengan pemain gaek Giuseppe Favalli. Tampaknya Antonini mengalami masalah dengan kaki kanannya.

Milan berupaya mengembalikan keunggulan. Peluang terakhir sebelum turun minum tercipta pada menit ke-41, ketika Dinho melepas tendangan jarak jauh yang masih dapat dibendung Van der Sar.

Tidak ada pergantian pemain yang dilakukan kedua pelatih usai jeda. Empat menit pertandingan kembali dimulai, Pato berdiri bebas dan menyundul bola umpan Favalli. Peluang terbuang percuma, karena bola meleset jauh dari sasaran.

Milan terlihat lebih lincah memainkan bola dari kaki ke kaki sehingga memaksa United lebih banyak bertahan di wilayah pertahanan sendiri. Meski demikian, menit 57, Rooney sempat membelah pertahanan Milan dan tendangannya membentur kaki pemain lawan sehingga menyebabkan tendangan penjuru.

Hanya sesekali mengancam lawan tak mengurangi betapa berbahayanya United. Menit 67, pemain pengganti Luis Valencia yang baru semenit menginjak lapangan, mengirimkan umpan silang. Di tiang jauh, Rooney menyongsong bola dengan menyundulnya ke tiang jauh. San Siro hanya terbungkam menyaksikan gol kedua United bersarang di dalam gawang Dida.

Milan mencoba menggiatkan kembali daya ofensif dengan memasukkan Clarence Seedorf dan menggantikan Beckham. Alih-alih, Rooney nyaris menciptakan gol keduanya. Tendangannya dari luar kotak masih melebar dari sasaran.

Beberapa saat kemudian, Rooney benar-benar mewujudkan ancaman tersebut. Fletcher melayangkan bola di antara celah Thiago Silva dan Alessandro Nesta. Duet bek tengah Milan itu hanya bisa memandang Rooney melepaskan sundulan bebas yang tak bisa dihalau Dida.

Leonardo mencoba memainkan kartu terakhir dengan memasukkan Filippo Inzaghi untuk menggantikan Huntelaar, yang seperti tidak terlihat di atas lapangan.

Gol balasan akhirnya tercipta lima menit sebelum pertandingan berakhir. Dari sebuah rancangan serangan dari sayap, Seedorf menuntaskan umpan Dinho dengan eksekusi backheel yang cantik.

Milan berupaya menyelamatkan diri dari kekalahan. Sebuah bola umpan Dinho diselesaikan Inzaghi dengan tendangan yang melambung jauh dari gawang Van der Sar.

Thiago memperoleh peluang emas menyamakan kedudukan pada pengujung pertandingan. Tapi, sundulannya menyongsong tendangan penjuru Andrea Pirlo melebar. Padahal, Thiago sudah berada dalam posisi bebas.

Pada menit terakhir pertandingan, wasit Olegario Benquerenca memberikan kartu kuning kedua kepada Carrick karena dianggap melanggar Pato. Padahal, dari tayangan ulang terlihat Evra yang melakukan pelanggaran.

Kedudukan 3-2 tetap bertahan hingga akhir. Hasil ini membuat Milan paling aman harus mencari kemenangan di atas dua gol pada lawatan di Old Trafford, 10 Maret mendatang.

Bagi United sendiri, kemenangan ini merupakan sebuah sejarah karena untuk kali pertama mereka mampu menaklukkan Milan di San Siro dalam lima kali perjumpaan di Liga Champions.

Susunan pemain:
Milan Dida; Bonera, Antonini / Favalli (38'), Thiago, Nesta; Pirlo, Ambrosini, Beckham / Seedorf (73'); Pato, Ronaldinho, Huntelaar / Inzaghi (78').
United Van der Sar; Rafael / Brown (90'+), Evra, Ferdinand, Evans; Carrick, Scholes, Fletcher; Nani / Valencia (65'), Park, Rooney.

Fergie Hampir Pasti Andalkan Rio



Bek tengah Inggris itu kemungkinan akan mendapatkan pertandingan penuh ketiganya pada 2010 saat menghadapi Milan.

Rio Ferdinand baru tampil penuh dua kali sejak masalah cedera punggungnya dimulai pada Oktober, yakni saat menghadapi Hull dan juga Manchester City.

Tetapi, cederanya bek senior lain Nemanja Vidic membuat pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson mau tak mau menurunkan Ferdinand untuk menghadapi Milan.

"Kami harus mempertimbangkan apakah akan menurunkan Rio sejak awal besok, tetapi saya pikir ia akan bermain," kata Ferguson pada konferensi pers menjelang pertandingan yang dikutip laman resmi United.

Ferguson yakin, "Kami rasa kami sudah berhasil menemukan masalah pada punggungnya itu. Kami tentu berharap ia akan baik-baik saja sepanjang sisa musim ini. Ia tak pernah absen pada sesi latihan dalam enam atau tujuh pekan terakhir."

"Kami bekerja keras untuk menyembuhkannya dan ia juga bekerja keras. Ia berusaha memulihkan kondisinya dengan sangat baik dan kami rasa itu akan membantunya di masa depan," puji Sir Alex.

Rooney: Tak Mudah Hadapi Tim Italia



AC Milan yang dihuni deretan pemain terbaik bakal menyulitkan Manchester United di Liga Champions.

Striker Manchester United Wayne Rooney mengakui tak mudah saat menghadapi tim-tim Italia. Bahkan AC Milan merupakan lawan yang sulit ditaklukkan. Peringatan itu disampaikan Rooney menjelang duel melawan Milan di 16 besar Liga Champions. Selasa (16/2), United akan tampil di San Siro pada pertandingan pertama ini.

"Tak mudah bila menghadapi tim Italia. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit karena mereka tim yang berpengalaman. Saya sudah bertemu mereka dua kali di Liga Champions. Mereka selalu berhasil menyingkirkan kami. Karena itu, ini akan menjadi pertandingan yang berat," jawab Rooney.

Menurut Rooney, Milan tetap menjadi salah satu favorit di Liga Champions karena dihuni deretan pemain terbaik.

"Mereka memiliki pemain terbaik seperti Clarence Seedorf, Andrea Pirlo, Alexandre Pato dan David Beckham. Semua pemain itu sangat istimewa. Jadi kami harus hati-hati," lanjutnya.

Rooney tegaskan membawa misi membalas dendam atas kegagalan United pada 2007 lalu. Saat itu, United disingkirkan Milan di semi-final setelah kalah 3-0. Pada pertemuan pertama, United unggul 3-2. Kegagalan United di final Liga Champions musim lalu juga memotivasi Rooney.

United Kembali Ke Puncak Klasemen



Kemenangan Manchester United atas Portsmouth diwarnai tiga gol bunuh diri.

Manchester United sukses mengambil alih posisi puncak klasemen Liga Primer Inggris. United menggeser Chelsea setelah menghancurkan Portsmouth 5-0 dalam pertandingan Liga Primer di Stadion Old Trafford, Sabtu (6/2). Sukses The Red Devils diwarnai tiga gol bunuh diri yang dilakukan pemain Pompey.

Tampil di hadapan pendukungnya, United menunjukkan permainan terbaik. Bek Rio Ferdinand yang baru saja terpilih sebagai kapten Inggris menggantikan John Terry terpaksa absen karena menjalani larangan bermain. Namun bek veteran Gary Neville bisa dimainkan. Dia mendampingi Wes Brown dan Johnny Evans.

Meraih kemenangan besar bukan berarti United melakukannya dengan mudah. Pasukan Sir Alex Ferguson harus bekerja keras untuk menaklukkan lawannya. Apalagi, pertahanan Portsmouth terbangun cukup kokoh selama babak pertama meski akhirnya kebobolan di menit-menit terakhir.

Dimotori striker Wayne Rooney yang mencapai performa terbaik musim ini, United langsung melakukan tekanan terhadap pertahanan tim tamu. Bahkan pada menit ke-delapan, Portsmouth seharusnya diganjar penalti karena Frederic Piquionne melakukan pelanggaran terhadap Rooney. Hanya, wasit Lee Mason membiarkan insiden tersebut.

Tak lama berselang atau tepatnya menit ke-sepuluh, striker Dimitar Berbatov mengancam gawang Portsmouth yang dikawal kiper David James. Ia gagal menyelesaikan umpan silang dari Rooney karena tendangannya masih melebar.

Berikutnya, Evans mendapat peluang mengancam James. Berawal dari aksi Neville yang kembali 'bertugas' menyusuri sektor kiri pertahanan lawan sebelum melepaskan umpan silang. Sayangnya, sundulan Evans saat menyambut umpan Neville juga masih masih melebar.

Menghadapi serangan beruntung United, pasukan Avram Grant hanya bisa bertahan. Meski demikian, mereka sesekali berusaha melakukan tekanan. Tercatat bek Anthony Vanden Borre mencoba mengancam gawang Edwin van der Sar. Namun tendangannya tak terlalu merepotkan kiper asal Belanda ini.

Tuan rumah kembali memegang kendali serangan dan menunjukkan dominasinya. Tercatat, Nani dan Antonio Valencia sempat memaksa pemain belakang Portsmouth kerepotan melapis James. Beruntung, serangan mereka masih gagal.

Setelah membuat pemain United mati kutu, pertahanan kokoh Portsmouth akhirnya jebol juga. Adalah Rooney yang memecahkan kebuntuan saat sundulannya tak bisa diselamatkan oleh James pada menit ke-40. Gol itu berawal dari umpan silang Neville.

Menjelang berakhirnya babak pertama, The Red Devils berhasil memperbesar keunggulannya melalui gol bunuh diri Vanden Borre. Tendangan Nani mengenai dirinya yang kemudian berbelok arah sekaligus mengecoh James.



Di babak kedua, pemain United tidak mengurangi tekanannya. Kerjasama antara Valencia dan Berbatov nyaris membobol gawang Portsmouth pada menit ke-54. Namun, tendangan Valencia masih bisa diselamatkan oleh James.

Beberapa saat kemudian, tuan rumah akhirnya memang menambah gol akibat blunder bek lawan Richard Hughes. Tendangan jarak jauh dari Michael Carrick menenai Hughes yang kemudian berbelok arah. James kembali terkecoh sehingga bola meluncur ke gawang. Gol yang tercipta pada menit ke-59 itu mengubah kedudukan menjadi 3-0.

Gol keempat United juga tercipta cukup cepat. Hanya berselang empat menit, tuan rumah memperbesar keunggulannya. Kali ini, giliran Berbatov yang menaklukkan James.

Setelah unggul 4-0, Ferguson melakukan tiga pergantian pemain. Darron Gibson, Mame Biram Diouf dan Michael Owen masuk menggantikan Darren Fletcher, Rooney dan Berbatov.

Meski tekanan terhadap Portsmouth mulai berkurang, namun United masih bisa menambah gol. Gol terakhir United tercipta akibat bunuh diri pemain lawan pada menit ke-68.

Adalah Marc Wilson yang mencoba menghalau bola silang dari Patrice Evra. Namun tendangan volinya justru meluncur ke gawang sendiri.

Kemenangan itu menjadikan United meraih poin 56. Unggul satu poin dari Chelsea yang baru akan bertanding menghadapi Arsenal dalam derby London di Stamford Bridge, Minggu (7/2).

Sebaliknya, Pompey makin terbenam. Mereka menduduki peringkat paling bawah dan terancam terdegradasi musim depan.

MENEMBUS MANCHESTER UNITED



Hanif Sjahbandi mendadak terkenal. Bocah berumur 12 tahun ini belakangan menhadi bahan perbincangan hangat. Gara-garanya, dia sempat merasakan latihan di sistem pembinaan usia muda di klub legendaris inggris, Manchester United.
Apa yang membuat bocah yang berdomisili di Jakarta itu bias menjajal latihan ala setan merah? Bukan aji mumpung. Dia meraihnya dengan susah payah, latihan keras dan dukungan penuh dari keluarganya.
Semuanya berawal dari AFC U-13 Festival Footbal yang digelar di Sabah, Malaysia pada Mei-Juni 2009. Hanif ikut turnamen tersebut. Pada acara tersebut dia dinyatakan sebagai yang terbaik dan membantu timnas U-13 memenangi AFC U-13.
Lantaran mendapatkan prestasi yang membanggakan itu, orang tuanya kemudian mendaftarkan Hanif ke kursus sepak bola MU. “Di sana dia kami daftarkan pada MU Training Camp yang digelar Juli 2009,”kata Tia Aryasyah, ibu Hanif.
Untuk mendaftarkan program ini jelas tak murah. Seperti disebutkan manutssoccerschool,jumlah yang harus dibayarkan peserta tergantung jenis kelasnya. Untuk Residential Course yang berada di kisaran umur 8-18 tahun contohnya, biaya yang harus dibayar sebesar 549,95 poundsterling (sekitar Rp8,2 juta). Artinya, untuk mendukung keinginan anaknya itu, Tia harus mengeluarkan duit sejumlah itu, plus tiket.
Hanif yang lahir pada 7 April 1997 masuk pada kelas U-12. Wakil bangsa Indonesia itu dinyatakan sebagai salah satu siswa terbaik di kelompok umur tersebut. MU terkesan. Karenanya, Hanif diundang MU untuk hadir pada World Skills Finals yang digelar 31 November – 5 Desember. ”Undangan ini gratis, dan kami benar-benar dijamu MU.” Ujar Tia.
World Skills Finals merupakan agenda yang diberikan pada siswa kursus yang dinilai punya potensi. Undangan mendapatkan kesempatan istimewa. Berupa sesi latihan yang lebih intensif, melakukan tur di Theater of Dreams, merumput di Old Trafford serta menyaksikan pertandingan Premier League dan laga tim akademi.
Apa pun hasil akhirnya, Hanif pantas mendapatkan acungan jempol. Paling tidak, dia sudah berusaha keras untuk andil menaikan pamor sepak bola Indonesia. Maju terus, Garuda kecilku!

Park Ji-Sung: Chelsea Tertekan? Kita Lihat Saja Nanti



Gelandang Manchester United itu berharap Chelsa berada dalam tekanan dan performa mereka ikut terpengaruh karenanya.

Kemenangan 3-1 atas Arsenal kemarin mengantarkan Manchester United membayangi Chelsea di puncak klasemen Liga Primer Inggris dengan hanya selisih satu angka.

Banyak ekspektasi dengan situasi di klasemen itu. Kubu United, yang diwakili Park-Ji Sung, berharap Chelsea menjadi tertekan dan kondisi tersebut mempengaruhi performa mereka di sisa kompetisi musim ini.

"Kami hanya ingin mempertahankan kemenangan, untuk terus menekan Chelsea," tandas Ji Sung dikutip The Sun.

"Kompetisi masih panjang berjalan, tiga bulan lagi, jadi kami harus berkonsentrasi dengan performa kami sendiri."

"Kami bisa mengatasi tekanan yang kami miliki sendiri. Bagaimana dengan mereka? Kita lihat saja nanti apakah mereka mampu mengatasinya," harap pemain Korea Selatan itu.

Fergie "Remehkan" Nani



Penampilan Nani saat menghadapi Arsenal belum mendapat pujian dari sang pelatih.

Gelandang Manchester United Nani tampil bagus saat timnya mengalahkan Arsenal 3-1, Minggu (31/1) malam WIB. Pemain asal Portugal itu berkontribusi penting terciptanya gol pertama United sehingga berpengaruh terhadap mental dan permainan The Red Devils.

Namun, apa yang ditunjukkan Nani belum dianggap spesial oleh manajer Sir Alex Ferguson. Sang gaffer bahkan menyebut Nani belum sepenuhnya matang.

Meski demikian, Fergie yakin pemain yang diboyong United dari Sporting Lisbon seharga £17 juta pada 2007 itu akan semakin tumbuh dan berkembang.

Nani memang santer diperbincangkan sebagai pemain yang gagal bersinar sejak awal musim ini. Padahal, ia jauh-jauh hari sudah disebut-sebut akan menjadi "Crisitano Ronaldo kedua". Pertandingan melawan Arsenal sebenarnya telah dimanfaatkan Nani sebagai ajang pembuktian diri.

"Nani masih belum matang sejak bergabung dengan klub. Tapi, kini Anda bisa melihat perkembangannya. Ia adalah anak muda yang pemalu. Kami berharap pertandingan kontra Arsenal akan memberikan rasa percaya diri untuknya karena ia adalah pemain United," ujar Fergie dikutip Tribalfootball.

Kompetisi musim ini masih panjang. Ada banyak kesempatan buat Nani untuk membuktikan diri sebagai pemain yang benar-benar berkualitas.

United Tekuk Arsenal Di Emirates



Manchester United mengulang momentum leg kedua semi-final Liga Champions musim lalu dengan menundukkan Arsenal di Emirates Stadium.

Manchester United membuktikan dirinya lebih baik dari Arsenal, saat kedua tim bertemu di Emirates Stadium, Senin (1/2) dinihari WIB. United menang 3-1.

Skor tersebut sama persis dengan skor saat United meraih tiket ke final Liga Champions musim lalu, di mana di leg kedua yang dilangsungkan di Emirates, United juga menang 3-1.

Alhasil, kemenangan tersebut mengantar United menjauhi kejaran Arsenal, yang tetap duduk di peringkat ketiga dengan 49 angka. United sendiri kini menempel Chelsea, dengan 53 poin, tertinggal satu poin.

Bertanding di hadapan pendukung lawan, United sempat tampil tertekan di menit-menit pertama. Tapi United-lah yang bisa unggul lebih dulu, menyusul blunder fatal yang dilakukan Manuel Almunia.

Kiper Arsenal itu salah menyambut bola kiriman Nani dari sektor kiri pertahanan Arsenal, dan malah memasukkan bola ke gawangnya sendiri. United pun memimpin mulai menit 33.

Skor 1-0 tidak bertahan lama. Tim tamu memperbesar keunggulannya setelah umpan Nani dituntaskan Wayne Rooney dengan sempurna di menit 37. Gol tersebut menjadi gol ke-100 Rooney di kompetisi domestik Liga Primer Inggris.

Memasuki babak kedua, Arsenal yang berusaha membalas dua gol tersebut malah kecolongan satu gol lagi. Adalah Park Ji Sung yang memaksa Almunia untuk mengambil bola dari gawangnya untuk kali ketiga dengan tendangan kerasnya di menit 52.

Mau tak mau, dengan situasi tertinggal 3-0, Arsenal tampil lebih terbuka. Sejumlah peluang dimiliki Andrey Arshavin dan Alex Song, namun hingga satu jam pertandingan berjalan, belum ada gol balasan tercipta.

Arsenal baru bisa membalas di menit 80 lewat tendangan voli Thomas Vermaelen yang berubah arah dan mengecoh Edwin Van Der Sar karena mengenai pemain United. Gol tersebut juga menjadi yang terakhir yang tercipta di pertandingan ini. Skor 3-1 untuk kemenangan tim tamu menjadi skor final.

Ferguson Puji Rooney



Wayne Rooney menjadi mimpi buruk bagi Hull City.

Penampilan gemilang diperlihatkan Manchester United saat menaklukkan Hull City 3-1 pada pertandingan Liga Primer Inggris, Senin (28/12) dinihari WIB. Manajer Sir Alex Ferguson secara khusus memuji penampilan striker Wayne Rooney.

Rooney berperan dalam proses terciptanya tiga gol United. Ia juga mencetak satu gol dalam laga tersebut.

"Dia benar-benar menjadi ancaman bagi mereka [Hull]. Dia memang melakukan kesalahan sehingga lawan bisa mencetak gol. Namun, secara keseluruhan ia tampil sangat bagus," puji Ferguson.

"Dia memang selalu memiliki motivasi tinggi. Dia benar-benar seorang pemenang," lanjutnya.

Ferguson juga menyambut gembira pulihnya dua pemain belakang Nemanja Vidic dan Wes Brown. Dengan kembalinya mereka, Ferguson optimistis menyambut putaran kedua kompetisi Liga Primer.

"Ini menjadi bonus bagi kami dengan kembalinya dua bek tengah," ujar Ferguson.

Rooney: Musim Ini Lebih Gila



Striker United ini mengaku kegilaan Liga Primer membuat kompetisi ini semakin menarik.

ersaingan menuju tangga juara Liga Primer Inggris musim 2009/10 semakin ketat. Selisih poin antara tim di papan atas tidak berbeda jauh. Hampir setiap pekan posisi klasemen sementara selalu mengalami perubahan.

Striker Manchester United Wayne Rooney mengakui bila Liga Primer musim jauh lebih ketat dibandingkan sebelumnya. Rooney turut mencetak gol ketika United mengalahkan Hull City 3-1 untuk menggeser Arsenal dari posisi kedua.

Selain itu, banyaan tim di papan atas yang kehilangan angka dari klub yang tidak diunggulkan. Kondisi ini menjadikan Liga Primer jauh lebih menarik, serta memunculkan tensi tinggi persaingan.

“Liga ini semakin gila. Sejumlah tim kehilangan poin, dan posisi kami di klasemen sementara berdekatan,” ujar Rooney dilansir Tribalfootball.

“Tapi saya melihat liga kali ini semakin menarik, dan berharap kami terus bisa konsisten di putaran kedua, serta mempertahankan gelar juara yang kami rebut musim lalu.”

United Tertarik Pada Pemain 'Penerus Zidane'



Sir Alex Ferguson jatuh hati kepada pemain gelandang Marseille Hatem Ben Arfa.

Juara Liga Primer Inggris Manchester United dilaporkan sangat berhasrat untuk mendapatkan pemain milik Olympique Marseille Hatem Ben Arfa.

Menurut sumber di Prancis, pemain ini telah menggoda pelatih Sir Alex Ferguson untuk segera memboyong Ben Arfa ke Old Trafford pada transfer pemain Januari nanti.

Pamor Ben Arfa menjulang menyusul penampilannya yang sangat impresif di Prancis. Namanya pun sempat dikabarkan sebagai penerus dari legenda sepakbola Prancis Zinedine Zidane.

Sebelumnya Ben Arfa pernah dilaporkan untuk pindah ke sebuah klub elite Eropa pada 2008. Namun laporan itu tersanggah dengan sendirinya karena dia memilih untuk bertahan di Prancis bersama Olympique Marseille.

Sementara itu dalam sebuah laporan disebutkan United telah menjalin kontak dengan agen dari Ben Arfa. Sumber itu menyebutkan kalau klub berjuluk Setan Merah ini menawarkan sebuah kesempatan status pemain pinjaman namun tetap terbuka untuk dikontrak scara permanen.

Selain United, Ben Arfa juga sempat dilaporkan tengah dilirik oleh klub-klub besar di kompetisi Eropa. Di antaranya ada Sevilla, Olympiakos, dan Tottenham Hotspur.

Ferguson: Persaingan Gelar Terbuka Lebar!



Legenda hidup Old Trafford itu menganggap persaingan di Liga Primer Inggris semakin ketat.

Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson menelan ludah sendiri saat menyatakan persaingan juara Liga Primer Inggris terbuka lebar, karena sempat yakin hanya timnya dan Chelsea yang akan bersaing menuju puncak beberapa pekan lalu.

Kemenangan Aston Villa atas Setan Merah dan terus berlanjutnya penampilan hebat Tottenham Hotspur membuat legenda United itu kembali mengevaluasi pemikirannya.

"Itu (perebutan gelar) bisa terbuka. Ini liga yang berat. Keberhasilan Aston Villa membuat anda khawatir dan berkata, 'Hei, tunggu sebentar.' Dan Tottenham juga menantang tim papan atas," keluh Sir Alex.

Ferguson melanjutkan dalam konferensi pers tersebut, "Sejarah liga ini menunjukkan persaingan hanya antara dua tim, tetapi dari sudut pandang penonton, anda berharap itu berubah. Akan bagus jika empat atau lima tim bersaing di bulan terakhir musim ini. Itu akan fantastis," tandas Fergie.

Tentang lawan yang akan dihadapi Sabtu ini, Ferguson menambahkan, "Tak diragukan lagi, perkembangan Fulham adalah berkat manajernya. Itu kebangkitan luar biasa. Siapa yang yakin Fulham bukan hanya lolos ke Eropa, tetapi juga masuk ke babak lanjutan Liga Eropa dengan menang di tandang dengan lima pemain pengganti?"

Wow, United Akan Ditawar Satu Miliar Pound!



Apakah pembelian klub terbesar sepanjang sejarah sepakbola ini akan terwujud?

Sekelompok pengusaha asal Timur Tengah dikabarkan sedang sibuk membahas kemungkinan pembelian Manchester United dengan nilai £1 milyar, demikian News of the World.

Menurut suratkabar Inggris itu, konsorsium terdiri dari enam orang pengusaha yang sudah mempertimbangkan penawaran sejak tiga bulan terakhir.

Konsorsium bermarkas di Bangkok. Dua di antara enam anggotanya merupakan fans United dan pernah mengunjungi Old Trafford dua kali tahun ini untuk menyaksikan Wayne Rooney dkk. berlaga.

Sebuah sumber finansial di Thailand mengatakan, "Semua biaya finansial sudah disiapkan dan mereka siap mendekati keluarga Glazer."

"Mereka sudah mengerjakan penawaran hingga rincian terkecil dan sadar Glazer tengah kelimpungan karena menumpuknya utang."

"Jika ada waktu yang paling tepat untuk membeli United, waktu itu adalah saat ini."

Sumber yang lain menandaskan, "Jangan salah, ini bisa jadi pembelian klub terbesar sepanjang masa."

"Investasi Roman Abramovich di Chelsea tak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan ini. Jika keluarga Glazer mau menjual, dananya siap dikucurkan."

Jika Glazer bersikeras mempertahankan kepemilikannya, konsorsium tersebut mencoba membeli sebagian kecil saham United.

Vidic Pasti Turun Lawan Aston Villa



Bek Serbia itu siap menambal lubang menganga di lini belakang Setan Merah.

Pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson memastikan Nemanja Vidic sudah pulih dari flu, dan kemungkinan besar akan didampingi Michael Carrick di jantung pertahanan, dan diapit Darren Fletcher dan Patrice Evra sebagai bek sayap, saat menjamu Aston Villa nanti malam.

"Kembalinya Vidic merupakan berita bagus bagi kami. Aston Villa adalah pengumpan silang yang hebat, jadi penting untuk memiliki seseorang seperti Nemanja di belakang. Dan jika Villa menurunkan (Emile) Heskey dan (John) Carew di depan, maka kami akan bermasalah dalam menandingi mereka, karena mereka berbadan besar. Tetapi saya rasa Vidic adalah salah satu pemain yang mampu menandingi mereka, dan kami bahagia ia kembali," ungkap Sir Alex.

Ferguson memuji, "Michael akan terus di tengah bersama Vidic dan Darren menjadi bek kanan. Kami mendapat semangat dengan melihat pemain seperti Michael dan Darren dapat beradaptasi bermain di posisi berbeda dan membantu kami mengatasi situasi saat ini."

Selain Vidic, bek-bek senior lain, yang saat melawan Wolfsburg hanya tinggal menyisakan Evra karena cederanya delapan bek lain, mulai kembali ke sesi latihan.

Rafael telah mulai berlatih, dan kemungkinan tampil lawan Wolverhampton pekan depan, demikian juga halnya dengan Wes Brown. Rio Ferdinand dan Gary Neville masih cedera panjang, sedangkan Jonny Evans diperkirakan tampil dua pekan lagi, sementara John O'Shea mungkin siap tampil di Piala FA lawan Leeds United.

Dengan kembalinya sejumlah bek andalannya itu, Sir Alex Ferguson pun berani membantah mereka tidak sedang mengincar Sol Campbell, karena Campbell 'bukan tipe pemain yang kami inginkan untuk dibawa ke United.'

Judgment day looming for Manchester United following defeat of Blackburn Rovers



Sir Alex Ferguson’s team are a contradiction this season. They are Ferrari without Michael Schumacher, Mike Tyson without the uppercut, but despite the blunting of their edge since you-know-who headed off to Real Madrid in the summer, Manchester United remain one win away from reclaiming top spot in the Premier League.

If that victory comes against Chelsea in six days’ time, then the question marks over United’s credentials without Cristiano Ronaldo will have to be banished. Results are the key factor and, no matter how they come, it’s achieving them that matters.

United laboured to victory over Blackburn. They dominated possession but the Blackburn Rovers penalty area was barely breached until Dimitar Berbatov’s impressive turn and shot opened the scoring on 55 minutes.

Wayne Rooney’s left-foot volley three minutes from full-time was stunning, but it did not mask the problems United had in breaking down a Blackburn team who had arrived at Old Trafford having conceded 16 goals in four previous away games.

Seven days earlier, Chelsea fired five past Sam Allardyce’s team and Rovers captain Ryan Nelsen suggests that it is Carlo Ancelotti’s men who go into Sunday’s summit clash against United with the mark of champions.

Nelsen said: “It is between United and Chelsea for me because they have the experience and the players, but I’m going to throw it out there and pick Chelsea. I’m sorry to say that because I’m a big fan of United and what they do, but I think Chelsea have a lot of game winners and a lot of players who have the ability to change games in the blink of an eye. It will be an intriguing game.”

Without Ronaldo, United are struggling to kill teams off and Nelsen admits that the departure of the Portuguese has diminished the threat posed by the champions.

He said: “It’s logical that, when you lose the world’s best player, it is going to affect your team, but, over the years, we’ve said that about so many players who have left United and the next season someone has stepped up to the plate. They seem to keep producing good team after good team here, so I wouldn’t be surprised if they are there or thereabouts in any competition they are in.”

That United claimed the three points, and a clean sheet, without Nemanja Vidic and Rio Ferdinand at least underlined their strength in depth. Jonny Evans and Wes Brown proved adequate replacements and at least one of them will face CSKA Moscow tomorrow with Ferdinand still troubled by a calf injury.

Ferguson said: “Rio is having treatment and Ryan Giggs, too. Neither will make Tuesday and we have a fight on our hands to have them ready for Chelsea on Sunday.”

Keeping Berbatov fit will be key for Ferguson. The much-maligned Bulgarian continues to frustrate, but he is also showing signs of being able to handle the pressure of his £30.75  million price tag.

Blackburn manager Allardyce said: “Playing for Manchester United is not an easy thing to do. There is a massive pressure that you live with at United.There’s no hiding here, but Berbatov scored a great goal to get them on their way to winning this game.”

* Gary Neville claims referee Chris Foy was “blatantly wrong” to send him off for the studs-up challenge on Barnsley’s Adam Hammill during the Carling Cup tie at Oakwell last week.

Although Sir Alex Ferguson conceded the Merseyside official had been correct to send Neville off, the United captain, who is banned for three matches, said: “The referee said in his report that I made no attempt to play the ball, which is blatantly wrong, but I won’t appeal it. I got the ball, but it’s impossible to stop in mid-air at that speed.”

Profil of Manchester United



Manchester United are the most successful Premier League club having won the title 10 times. It all began in 1993 when manager Sir Alex Ferguson ended a 26-year wait to lift the Premier League crown.

The signing of Eric Cantona for £1.2m from Leeds United proved a masterstroke as the Frenchman was instrumental in the title victory, along with the likes of Gary Pallister, Denis Irwin, Ryan Giggs and Paul Ince.

United retained the trophy in the following campaign and romped to further titles in 1994, 1996, 1997, 1999, 2000, 2001 and 2003. More silverware was added to the Red Devils' burgeoning trophy cabinet with FA Cup success in 1994, 1996, 1999 and 2004, plus League Cup victories in 1992 and 2006.

Perhaps the most memorable time in the club's history was the treble-winning season of 1999 when they added the European Champions League trophy to the league title and FA Cup.

Chelsea briefly broke their league dominance with title wins in 2005 and 2006. But in the 2006/07 season, the Red Devils roared back to regain the Barclays Premiership.

They went one better last season, enjoying their most successful campaign since winning the treble. They saw off the challenge of Chelsea and Arsenal to win an exciting Barclays Premier League title race and defeated the Blues on penalties in the Champions League final after a 1-1 draw between the two sides in Moscow.

Club Heritage

Formed as Newton Heath L&YR F.C in 1878, the club changed its name to Manchester United in 1902. Six years later they clinched the Division One title, then the FA Cup in 1909, and another title triumph in 1911.

Matt Busby became manager in 1945 and steered United to championship victories in 1952, 1956 and 1957. They became the first English club to compete in the European Cup and reached the semi-final, before going out to Real Madrid. Tragedy struck in 1958 when the plane carrying the team home from a European match crashed, killing eight players.

Busby survived and led his rebuilt team to an FA Cup win in 1963, then league titles in 1965 and 1967. United won the European Cup in 1968 with victory over Benfica in the final - the first English club to do so. When Busby resigned in 1969, his successors failed to continue his glorious triumphs and United were relegated five years later.

They managed to regain their top-flight status at the first attempt and later won the FA Cup in 1977. More FA Cup success followed in 1983 and 1985. But it was United's 1990 FA Cup replay win over Crystal Palace that proved to be the springboard to becoming the force they are today.

It saved under-pressure manager Alex Ferguson from losing his job and he went on to win the European Cup Winners' Cup the season after and began their Premier League dominance with the 1993 title.

Premier League History

1992/93 - Inaugural members of the Premier League
1992/93 - Eric Cantona signs from Leeds United for £1.2m
1992/93 - Win FA Carling Premiership
1993/94 - Win FA Carling Premiership and FA Cup
1995/96 - Win FA Carling Premiership and FA Cup
1996/97 - Win FA Carling Premiership
1998/99 - Win FA Carling Premiership, European Cup, and FA Cup
1999/00 - Win FA Carling Premiership
2000/01 - Win FA Carling Premiership
2001/02 - Juan Sebastian Veron breaks the British transfer record with a £28m move from Lazio
2002/03 - Win Barclaycard Premiership
2003/04 - Win FA Cup
2005/06 - American Malcolm Glazer takes control of club
2005/06 - Win League Cup
2006/07 - Win Barclays Premiership
2007/08 - Win Barclays Premier League, win European Cup
2008/09 - Win Barclays Premier League, Carling Cup, World Club Championship.


Bermain di kandang sendiri, Liverpool berhasil mengalahkan Manchester United (MU) dengan skor 2-0. Dengan kemenangan ini, Liverpool akhirnya mengakhiri kekalahan beruntun mereka di empat laga sebelumnya.

Kekalahan MU ini membuat posisi mereka tetap di urutan kedua dengan nilai 22. Sementara itu, kemenangan Liverpool berhasil mendongkrak posisi mereka dari urutan ke-8 menjadi ke-5 dengan nilai 18.

Di menit ke-2, Rooney berhasil membobol gawang Liverpool. Namun, gol tidak disahkan karena Rooney berada dalam posisi offside.

Di menit ke-15, Kuyt berpeluang mencetak gol. Namun, masih bisa ditepis Edwin van der Sar. Dua menit berselang, tendangan Kuyt juga masih melebar di sisi gawang MU.

Di menit ke-61, Giggs mencoba meneruskan tembakan dari Rooney menuju tiang jauh gawang Reina. Tapi sayang, tembakan Giggs masih bisa diamankan Reina.

MU akhirnya kebobolan di menit ke-65. Dari umpan terobosan Benayoun, Torres berhasil lepas dari penjagaan bek-bek MU. Meski dari sudut sempit, Torres tetap melepaskan tembakan dan bola masuk ke gawang MU.

Di menit ke-89, Vidic terkena kartu merah karena sudah dua kali menerima kartu kuning. Vidic melakukan pelanggaran keras terhadap Kuyt dan MU harus bermain dengan 10 orang. Begitu juga dengan Mascherano. Dia terkena kartu merah di injury time karena melakukan pelanggaran terhadap Van der Sar.

Di menit ke-95, MU kebobolan lagi. Umpan panjang Kuyt disambut David N'gog dan kemudian menaklukkan Van der Sar. Skor 2-0 untuk kemenangan Liverpool.

Susunan pemain:

Liverpool: Reina, Insua, Aurelio, Johnson, Agger, Carragher, Leiva, Mascherano, Benayoun (Skrtel 90'), Kuyt, Torres (N'gog 80')

Manchester United: Van der Sar, O'Shea, Ferdinand, Vidic, Evra, Scholes (Nani 74'), Valencia, Carrick, Giggs, Rooney, Berbatov (Owen 74')

(by manchesterunitedindonesia)


Lebih dari 50 gelar juara berhasil diraih Sir Alex Ferguson sepanjang karir kepelatihannya. Tak salah kalau manajer Manchester United itu dianggap sebagai yang terbaik sepanjang masa.

Demikian hasil polling yang diadakan oleh pengembang game Football Manager 2010. Fergie yang selama 23 tahun di Old Trafford berhasil mempersembahkan 40 titel menjadi nama yang paling banyak dipilih.

Diberitakan Dailymail, pemilihan Fergie sebagai pelatih terbaik sepanjang masa bukan hanya didasari suksesnya di "Setan Merah" saja. Saat masih membesut Aberdeen (1978–1986) dia berhasil mempersembahkan 10 gelar juara buat klub asal Skotlandia itu.

Dengan jumlah suara yang berhasil dikumpulkan berjumlah 26%, Fergie sukses mengalahkan mantan pelatih timnas Inggris, Barcelona dan Newcastle United, Sir Bobby Robson yang duduk di posisi dua dengan prosentase suara berjumlah 14.

Sementara pelatih legendaris Liverpool, Bill Shankly, berada di urutan ketiga daftar pelatih tersukses setelah dipilih oleh 9% responden. Di bawahnya ada Brian Clough yang pernah mengantar Nottingham Forest memenangi dua gelar Liga Champions di tahun 1979 dan 1980.

Sementara Sir Matt Busby menggenapi posisi lima besar setelah dia dipilih oleh 6% peserta polling.

Berikut hasil polling
1. Sir Alex Ferguson - 26%
2. Sir Bobby Robson - 14%
3. Bill Shankly - 9%
4. Brian Clough - 8%
5. Sir Matt Busby - 6%
6. Sir Alf Ramsey - 5%
7. Jose Mourinho - 4%
8. Arsene Wenger - 3%
9. Bob Paisley - 2%
10. Jock Stein - 1%