Tampilkan postingan dengan label TIMNAS U-23. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIMNAS U-23. Tampilkan semua postingan

Timnas U-23 Harus Bangkit



Wakil Ketua Umum PSSI, Nirwan Bakrie, siap kembalikan kejayaan Timnas U-23 dengan meraih hasil terbaik di SEA Games 2011 di Indonesia.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Nirwan Bakrie memutuskan menangani langsung timnas U-23 yang dipersiapkan untuk tampil di SEA Games 2011.

Mantan pelatih PSMS, Suyanto Herman bahkan optimistis timnas yang dibesut Nirwan Bakrie itu tidak perlu diragukan kemampuannya.

"Nirwan itu dikenal memiliki banyak asam garam yang cukup luas di dunia bola, dia juga diharapkan mampu membuat kemajuan bagi timnas tersebut," kata Suyanto.

Untuk mengembalikan kejayaan timnas U-23, Suyanto mengungkapkan Nirwan Bakrie akan memilih pelatih terbaik dati negara asing.

"Melalui pembinaan yang dilakukan Nirwan, timnas diharapkan akan semakin berkembang dan lebih maju, agar tidak terulang lagi pengalaman pahit saat mengikuti SEA Games 2009 di Laos," beber Suyanto.

SEA Games: PSSI Inginkan Kolev Kembali Besut Timnas U-23



Mengenal karakter pemain Indonesia, PSSI menyebut bakal kembali memanggil Ivan Venkov Kolev untuk membesut timnas U-23 Indonesia.

Ketua umum PSSI Nurdin Halid mengaku cukup kecewa atas hasil yang dicapai timnas U-23 Indonesia di ajang SEA Games 2009 Laos.

Termasuk saat Tony Sucipto mengalami kekalahan memalukan 2-0 dari tuan rumah Laos, pada laga babak penyisihan grup beberapa hari lalu.

Meski begitu, Nurdin mengaku tidak ingin terus larut dalam kekecewaan dan bertekad menggelar persiapan lebih awal, agar bisa kembali tampil lebih baik di ajang yang sama dua tahun mendatang.

Hanya saja, ia mengaku menginginkan kehadiran pelatih "bertangan dingin" yang bisa meracik timnas junior agar mampu tampil gemilang dan meraih prestasi sesuai harapan.

Nurdin bahkan menyebut nama Ivan Venkov Kolev, sebagai pelatih yang layak menukangi timnas U-23 Indonesia tampil di SEA Games 2011 mendatang.

Alasannya, karena mantan pelatih timnas senior Indonesia di Piala Asia 2007 lalu asal Bulgaria itu sudah cukup kenal dengan karakter permainan Indonesia, karena sudah beberapa kali membesut timnas "Merah Putih".

"Faktor pendukung lainnya adalah, Kolev juga sudah sangat fasih berbahasa Indonesia, yang membuat masalah komunikasi dengan pemain tidak akan terjadi," tandas Nurdin.

Suntikan Motivasi Dari Ketum PSSI



Timnas U-23 Indonesia sudah bersiap diri menghadapi duel hidup mati menghadapi Myanmar di laga terakhir grup B SEA Games 2009. Kemenangan mutlak diperlukan jika ingin lolos ke babak semi final. Itupun masih tergantung kepada hasil akhir pertandingan antara Singapura melawan Laos.

Beberapa jam lalu, Ketua Umum PSSI H.A.M Nurdin Halid menyempatkan diri untuk makan siang bersama dengan Tony Sucipto dkk di perkampungan atlet. Dalam kesempatan itu, Nurdin Halid memberikan motivasi dan wejangan kepada pemain untuk berjuang hingga titik darah pernghabisan.

Mewakili rekan – rekannya, kapten tim Tony Sucipto berjanji akan berbuat yang terbaik bagi bangsa Indonesia. Mereka akan menyuguhkan usaha keras untuk meloloskan diri ke semi final, walau peluangnya cukup berat.

Pertandingan menghadapi Myanamar sendiri akan berlangsung di Main Stadium, Sport Complex, Vientiane. Kick-off akan dimulai pada pukul 15:00 WIB. Indonesia dihadapkan pada masalah cederanya beberapa pemain pilar seperti Boaz Solossa, Rahmat Latief dan Djayusman Triasdi.

Sementara itu, muncul pernyataan mengejutkan dari Djoko Pramono, komandan pelatnas SEA Games Indonesia. Di hadapan beberapa wartawan, Djoko mensinyalir timnas Laos menggunakan beberapa pemain dari Vietnam. Mereka adalah pemain yang tidak terpanggil dalam skuad timnas U-23 Vietnam. Meski begitu, belum diperoleh keterangan lebih lanjut terkait kecurigaan tersebut.

Persiapan Akhir Timnas U-23 Di Jakarta



Timnas U-23 yang dipersiapkan mengikuti SEA Games 2009 Laos sudah berpindah tempat latihan ke Jakarta. Tony Sucipto dkk menjalani latihan perdana, pagi tadi di Kuningan. Rencananya, hingga Minggu (22/11) mendatang, mereka hanya akan berlatih sekali setiap hari pada pagi hari.

Menurut rencana, timnas U23 Indonesia ini akan bertolak ke kota Vientiane, Laos pada tanggal 30 November 2009. Sebelum itu, mereka akan tinggal di Hotel Aston, Jakarta.

Dalam SEA Games 2009 Laos, Indonesia tergabung di grup B bersama tuan rumah Laos, Singapura dan Myanmar. Di grup lain bercokol juara bertahan Thailand, Vietnam, Malaysia, Timor Leste dan Kamboja.

Indonesia akan turun bertanding pertama kali pada tanggal 5 Desember 2009 menghadapi Singapura. Laga ini akah dihelat di Main Stadium Laos. Partai berikutnya adalah menghadapi tuan rumah Laos pada tanggal 7 Desember 2009 di stadion Chao Anu-vong. Pertandingan terakhir Indonesia di grup B adalah menghadapi Myanmar tanggal 10 Desember 2009 di Chao Anu-vong.

Pada SEA Games dua tahun lalu di Thailand, langkah Indonesia terhenti di babak penyisihan grup. Saat itu Indonesia kalah bersaing dengan Thailang dan Myanmar yang pada akhirnya meraih medali emas dan perak.

Skuad Timnas SEA Games 2009

Kiper : Frenky Irawan, Muhammad Ridwan

Belakang : Rendy, Elvis Nelson, Rahmat Latif, Djayusman Triasdi, Yudi Khoerudin, Ruben Karel, Stevie Bonsapia

Tengah : Mahadirga Lasut, Nasution Karubaba, Egi Melgiansyah, Sultan Samma, Muhamma Fauzan Djamal, Lucky Wahyu, Johan Juansyah, Tony Sucipto

Depan : Boaz Solossa, Andika Yudistira, Yongky Aribowo, Dendi Santoso, Engel Berth

Jadwal Indonesia di SEA Games Laos 2009

5 Desember 2009, Indonesia vs Singapura
7 Desember 2009, Indonesia vs Laos
10 Desember 2009, Indonesia vs Myanmar