MALU BESAR
MADRID – Kejutan besar mewarnai babak pertama Copa del Rey alias Piala Raja Spanyol kemarin dini hari (28/10). Raksasa Spanyol Real Madrid dipermalukan klub Segunda Division B AD Alcorcon. Tidak tanggung-tanggung, gawang Real digelontor empat gol tanpa balas!!!
Meskipun trejadi di kandang Alcorcon, Estadio Municipal de Santo Domingo, kekalahan itu tetap memalukan. Mengingat perbedaan ke dua klub sangat jauh, layaknya bumi dan langit.
Real adalah klub besar, bahkan di level Eropa dan Dunia. Alcorcon????. Prestasi tertingginya hanya peringkat ketiga Segunda Division B musim 2008-2009. Tim pesutan Juan Antonio Anguela itu berhak ikut playoff untuk promosi ke Segunda Division, tapi gagal juga.
Soal perbedaan jangan ditanya. Awal musim ini Real menghamburkan lebih dari 3 triliun untuk membangun skuad bertabur bintang. Jumlah itu lebih besar 300 kali lipat dari Alcorcon. Copa del Rey memeng bukan target utama Real. Karena itu, Pellegrini berani mengistirahatkan playmaker asal Brazil Kaka dan kipper Casillas. Beberapa pemain inti lain juga diparkir. Praktis, motor permainan berada di tangan kapten Raul Gonzalez.
Diluar dugaan, Alcorcon tampil prima. Tim yang sejajar dengan tim Castilla (tim junior Real) itu menggebrak dengan permainan menyerang yang atraktif. Hasilnya, Borja Gomez Perez memaksa kipper kedua Madrid Jerzy Dudek memungut bola dari gawangnya pada menit ke-17.
Tersengat gol itu Real bukan memperbaiki diri tapi malah tampil gugup dan iakhirnya gol kembali tercipta di menit ke-22 akibat gol bunuh diri defender Madrid Alvaro Arbeloa. Lalu satu gol lagi dari Borja di menit ke-52 menyudahi perlawanan Real.
“Peraminan meraka jauh dari ekspektasi kami,” ujar gelandang senior Real Guti Hernadez. “Pertandingan sangat sulit, satu-satunya yang bias kami lakukan sekarang adalah berusaha meningkatkan permainan,” tuturnya.
Dengan hasil itu Real sulit melaju ke babak berikutnya, meski menjadi tuan rumah pada laga kedua 10 November mendatang. Jika gagal lolos ke babak 16 besar, Real mengulang sejarah pahit musim lalu. Saat itu mereka menyerah pada Real Union, juga anggota Segunda Division B. Agregatnya 6-6, tapi Union unggul mencetak gol di kandang Real. Apakah akan terulang??

0 Response to